Type something and hit enter

On

Kata2 mutiara Islami - Kata-kata tidak hanya menginspirasi bagi kehidupan, tetapi juga mampu mengisi batin seseorang dalam keadaan bahagia atau juga sedih. Kata-kata mutiara akan memberikan pengaruh besar bagi kehidupan seseorang. 

kata2 mutiara islami tentang kehidupan
kata2 mutiara islami

Orang yang merasa dirinya penuh dengan dosa kadang sangat butuh dengan dengan kata2 mutiara islami ini. Beban kehidupan yang cukup tinggi membuat orang keluar dari ajaran islam yang sesungguhnya.


Sehingga butuh wejangan maupun nasehat agar bisa kembali dengan ajaran islam sebenarnya. Bukan hanya motivasi saja tapi perilaku islami juga harus diterapkan. Kehidupan yang sangat ekstrim dalam dunia modern ini cukup sulit seorang muslim untuk istiqomah dalam ajaran islam. 


Baca juga: Kata-kata mutiara Ramadhan paling bijak


Kadang orang yang cukup rajin memperbaharui ilmu agamanya saja dapat keluar dari koridor, apa lagi yang jarang mendengar kata-kata siraman rohani Islami dalam kehidupannya. Berikut kami bagikan Kata2 mutiara Islami tentang kehidupan agar lebih baik.


Kata-kata Mutiara Islami


“Dua hal yang kusesali. Hari-hari yang panas tanpa kesejukan puasa. Malam-malam yang dingin tanpa kehangatan shalat.” (‘Abdullah ibn ‘Umar, Radhiyallahu ‘Anhu)


“Hari ini waktunya beramal tanpa perhitungan, sedang di akhirat nanti waktunya perhitungan dan tak ada lagi amal perbuatan.”-‘Ali bin Abi Thalib ra.

“Setiap umat manusia akan diberikan ujian dan cobaan oleh Allah SWT, namun orang yang lolos dari ujian tersebut hanyalah orang yang bersabar”


“Dunia itu seperti bayangan, kejarlah tapi engkau tidak akan dapat menangkapnya. Namun, jika engkau berpaling dan menjauh darinya, maka tidak ada pilihan baginya selain mengikutimu.” (Ibnu Qayyim Al- Jawziyyah)


“Bukan harta dan tenaga yang kalian butuhkan untuk keluar dari masalah kehidupanmu, tapi ketaqwaanlah yang harus kalian miliki. Cukup dengan kataqwaan Allah SWT akan memberikan jalan keluar dari masalah kehidupanmu”


“Jika kamu merasa galau dengan keputusan mu maka lihatlah ayat Allah, bacalah firmannya. InsyaAllah dalam penghayatanmu pada saat membaca ayat-ayat Allah hatimu akan merasa tenang dan keputusan yang akan kamu ambil dapat menjadi berkah buatmu”


“Setiap ummat akan diuji dengan rejeki yang kurang, harta yang berlimpah dan tahta yang cukup istimewa, namun perlu dihayati bahwa esensi semuanya ini adalah media bagi umat manusia untuk bertaqwa kepada Allah swt”


“Janganlah takut pada kehidupanmu yang serba kekurangan, sungguh bertaqwalah kepada Allah SWT, maka kamu akan mendapatkan rejekinya yang tak disangka-sangka dari mana datangnya”


Baca juga: Kata-kata keren dan bijaksana yang dapat merubah hidup anda


“Jika ada urusanmu yang sulit bagimu maka mintalah pertolongan Kepada Allah, sesungguhnya Allah lah tempat satu-satunya bergantung dari segala urusanmu”


“Kehidupan ini sperti bangunan yang tak utuh, perlu keihlasan untuk membangun bagian yang tak utuh tersebut, butuh usaha dan kerja keras untuk membuatnya indah bagi penilaian Allah SWT. Olehnya itu, cuman ada satu untuk memberikan keberkahan dari bangunan atau kehidupan mu yaitu ikhlas dan ihsan”


“Kehidupan ini hidup karena ada niat, namun niat tidak akan hidup jika tidak didasari dengan ketulusan dari dalam tubuh. Tulus dapat muncul jika dalam hati seseorang penuh rasa cinta, kasih dan sayang. Olehnya itu, cukup hadirkan cinta, kasih dan sayang maka kehidupan mu akan berkah”


“Kehidupan ini penuh dengan interaksi antara umat manusia, namun semuanya bisa hidup jika antara satu umat kepada umat yang lainnya saling memberikan kepercayaan dan penghargaan”


“Jangan masuk kedalam ranah yang membuat hidupmu menderita, tapi masuklah kedalam ranah yang membuatmu ikhlas beramal, cukuplah kesabaran itu menjadi tembok bagimu berbuat baik”


“Jangan pernah berfikir bahwa keberhasilanmu membangun kehidupan yang bahagia itu hanya dari tanganmu sendir, sungguh semua itu hanyalah Allah yang memberikan keistimewan padamu. Dan cukup ras syukurlah yang membuat kehidupanmu berberkah ”


Abdullah ibn Mas’ud, “Bercukup-cukup dengan sunnah jauh lebih indah daripada berpayah-payah dengan bid’ah.”


Dalam mengarungi kehidupan, kita butuh sebuah petunjuk, pegangan, peta, sebab kita hidup di dunia ini bagai seorang musafir. Kita akan tersesat jika bepergian tanpa sebuah petunjuk atau mungkin jika kita terus berjalan, kita hanya akan berputar-putar tak tentu arah dan tujuan. Dipaksa memikirkan ulang misi hidup. “Dari mana bermula dan ke mana akhirnya akan bermuara?!”#Rantau1Muara sembari tadabbur Qur’ān [51:56]


Kata2 Mutiara Islami


Hidup bagai sebuah pintu, kita membukanya untuk pergi lalu membukanya kembali untuk pulang, namun tak ada yang tahu apa yang terjadi diantara jedanya. Semoga yang ada hanyalah kebaikan. Lalu, sudah siapkah kita?,


“Demi ALLAH, jika engkau berkawan dengan kaum yang selalu menakut-nakutimu hingga engkau mendapati rasa aman jauh lebih baik, daripada mempergauli kaum yang selalu menentramkanmu hingga engkau mendapati rasa takut.” Berteman dan bergaullah dengan suatu kaum yang terbaik, hindarilah yang hina karena kehinaannya membuatmu hina.


Segala permasalahan dalam hidup telah dijelaskan di dalamnya. ALLAH telah menjadikn ISLAM sebagai “solusi terbaik” bagi setiap masalah yang dihadapi manusia, dan menjadikan AL-QUR’AN sebagai “obat penyembuh” disetiap hati yang sakit dan pikiran yang kacau. Ya, ALLAH memberikan kita Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai petunjuk dalam mengarungi kehidupan ini. Teringat kata mutiara islam, ungkapan indah dari Ibnul Qayyim : “Jangan melihat kehidupan ini kecuali dengan ALLAH!! karena ALLAH adalah sumber kebahagiaan hidup.”


Baca juga: Kata-kata bijak kehidupan Islami buat status WA


Seorang muslim dan muslimah tidak akan meminati apapun kecuali hanya menginginkan ridha ALLAH. Sebab segala sesuatu selain ALLAH adalah bathil! Para ulama memberikan kata mutiara penyejuk hati tentang ridha.


Daud at Tho’I berkata : “Sebaik-baik amal adalah ridha kepada ALLAH.”


Bisyr bin Haris berkata : “Barangsiapa yang dikaruniai sifat ridha sungguh dia telah menggapai derajat yang tertinggi.”


Ar Robi’ bin Abi Rosyid berkata : “Barangsiapa yang memohon ridha maka dia telah memohon perkara yang agung.”


Ajarilah aku tentang IMAN?! “Engkau beriman kepada ALLAH, para malaikat-NYA, kitab-kitab-NYA, rasul-rasul-NYA, dan hari akhir. Begitu juga engkau beriman kepada taqdir yang baik ataupun yang buruk.” (HR. Muslim)


Ajarilah aku tentang IHSAN?! “Engkau beribadah kepada ALLAH seolah-olah engkau melihat-NYA, seandainya engkau tidak bisa maka ALLAH yang melihatmu.” (HR. Muslim)


Salah satu ucapan dari murid abu hanifah yaitu daud ath tha’i


“Itulah yang diperbuat keimanan. Membuka mata dan hati. Menumbuhkan kepekaan. Menyirami kejelitaan, keserasian, dan kesempurnaan… Iman adalah persepsi baru terhadap alam, apresiasi baru terhadap keindahan, dan kehidupan di muka bumi, di atas pentas ciptaan ALLAH, sepanjang malam dan siang…” (Sayyid Quthb)


Nasihat itu melekat, ketika kami duduk melingkar di mushollah mendengarkan beliau. Katanya, “Kejarlah akhirat tapi jangan lupakan duniamu, dek! Bukan.., kejarlah duniamu tapi jangan lupakan akhiratmu!


” Kalimat itu menguapkan kembali maknanya ketika hati dan iman-iman kami menjadi ‘futhur’ akibat tersibukkan perkara dunia atau bahkan kesia-siaan. Menguatkan langkah-langkah kami untuk menapaki jalan yang sudah seharusnya dijejaki di muka bumi ini, sebagai seorang hamba. 


Akhirat utama, dunia tak lupa. Ber-zuhudlah dengan dunia! Sebab hidup di dunia ini penuh kehinaan untuk sekedar kita tangisidan begitu sangat murah untuk sekedar menjadi ambisi. Mengapa terus sibuk dengan perkara dunia, padahal ia bahkan tidak lebih berharga dari selembar sayap nyamuk?


“Semua itu mengungkapkan kebingungan mematikan, yang tiada ketenangan dan kedamaian di dalamnya. Mengungkapkan keadaan jenuh yang telah mencapai titik terrendah… Dijadikan dunia ini indah bagi mereka, lalu mereka berhenti pada batasnya, terantuk, tak mampu melampauinya, tak kuasa menembusnya.” (Sayyid Quthb)


Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda “Bukanlah KEKAYAAN itu dari banyaknya harta, akan tetapi kekayaan itu adalah RASA CUKUP DALAM HATI.” (HR.Bukhari no.6446 dan Muslim no.1051 dari Abu Hurairah)


Seseorang yang QONA’AH itu kaya, meski sebenarnya berkekurangan, namun jika ia TIDAK QONA’AH maka ia menjadi fakir, meski sebanarnya berkelebihan.


“…Itulah mereka sedang menyusuli aku. Dan aku bersegera kepada-MU ya Rabbi, agar Engkau ridha kepadaku.” (QS. Thaaha: 84)


Layaknya Khalid bin Walid, jangan melihat seseorang dari masa lalunya, karena seseorang yang pernah berperang melawan agama ALLAH pun akhirnya dapat menjadi pedangnya ALLAH.


“Anugerah terbesar bagi mereka yang MENDAPATI MASALAH adalah mereka MENDAPATI ALLAH..”


#m’tadabburi QS.al-‘Ankabut:2


Kata mutiara Islam ini saya tutup dengan do’a dari seorang yang memiliki pribadi tak kenal keluh, Ibu dari 13 Huffadz Qur’an, ibunda (almh.) Yoyoh Yusroh Allahu Yarham :


“Ya Rabb, aku Sedang Memikirkan Posisiku Kelak di Akhirat??


Mungkinkah Aku Berdampingan dengan Penghulu Para Wanita?


Khadijah Al Kubro yang Berjuang dengan Harta dan Jiwanya?


Atau Dengan Hafsah binti Abi Bakr yang di Bela oleh Alloh Saat akan Dicerai Karena Showwamah dan Qowwamahnya?


Atau Dengan Aisyah yang Telah Hafal 3500-an Hadits, Sedang Aku….?


Atau Dengan Ummu Sulaim yang Shobiroh?


atau Dengan Asma yang Mengurus Kendaraan Suaminya dan Mencela Putranya Saat Istirahat Dari Jihad?


atau Dengan Siapa ya, Ya Allah?


Tolong Beri Kekuatan Tuk Mengejar Amaliah Mereka…


Sehingga Aku Layak Bertemu Mereka Bahkan Bisa Berbincang dengan Mereka di Taman Firdaus-MU..”


Baca juga: Kata-kata bijak mutiara Islami untuk motivasi hidup yang baik


Demikianlah kata2 mutiara Islami tentang kehidupan agar lebih baik. Semoga umat muslim mampu mengambil ibrah dari kata-kata mutiara ini dan menjadikannya sebagai media untuk berbagi kepada sesama. 


Semoga kita semua mendapat hidayah kepada Allah SWT. dan menjaga diri kita dari api neraka, Aamiin.

0 komentar